Tuesday, December 15, 2009

Hidup Mati dan Cintaku

Kadang aku berpikir dalam benakku
apa aku salah melakukan ini...
Ya aku memang bersalah, semua itu kesalahanku, apa ini bisa membuatmu puas?
setelah seluruhnya yang aku tunjukkan, setelah aku berusaha meluluhkan hati itu
memang tiap orang punya batas untuk merasa sakit hati
lelah rasanya aku mencoba memberinya cerita betapa aku sangat mencintai kamu.
Namun apa yang kau lakukan? membohongiku mengkhianatiku dan menghancurkanku
Membuatku mati dan hancur.... walau ternyata aku pun membuatmu hancur...
setelah yang aku lakukan telah kau lihat, entah apa yang mampu kulakukan saat ini...
hanya terdiam dan membisu dengan rasa sakit dan perih yang aku rasakan
perihnya menusuk jiwaku
menghujam jantungku... ketika aku mampu membuka hatiku kau menghancurkannya hanya dengan alasan kesalahanku.
diam, hanya diam yang dapat kita lakukan bukankah begitu?
aku sudah berusaha menjelaskan semua yang ada hingga suaraku habis dan tak mampu bernafas hanya membuatmu mengerti...
begitu aku bangun dan melihat kenyataan, ternyata ada orang lain...
aku tidak ingin merebutmu darinya, karena aku ingin melihatmu bahagia.
aku ingin mencoba bersyukur dengan yang aku miliki
aku dicintai, harusnya aku mencintai
betapa rumit kasus ini,,,, kau takkan mengerti bagaimana aku memposisikanmu.
mampukah aku memberi ruang waktu?
mampukah aku membuat celah untuk pria ini masuk dalam hatiku dan aku mampu mencintainya sepenuh hati? ada yang mengatakan padaku,
Hati dan pikiran harus jalan seimbang... bagaimana itu terjadi jika kita tidak mampu mengkontrol diri kita yang seperti ini.
tahukah, kamu takkan mungkin menyalahkan waktu dan keadaan... kau datang saat aku membutuhkanmu...
semakin aku menyayangimu, semakin aku harus melepasmu dari hidupku...

No comments:

Post a Comment