Tidak memungkiri, kehidupan representative masa kecil menjadikan seorang anak tumbuh menjadi remaja yang goyah. Dalam satu kasus yang menggemparkan media massa belakangan ini mengenai video artis Marshanda alias cha-cha yang dikenal santun, lembut dan baik bagai image bidadari,salah satu sinetron terkenal saat masa kecil dulu. Tidak memungkiri remaja yang mengalami guncangan keras masa lalu akan berdampak saat remaja hingga dewasa.
Perasaan yang kesepian,kesulitan mendapat sokongan batin dari orang tua atau lingkungan,terkadang membuat si anak merasa kurang nyaman. Sebagai remaja saya juga pernah mengalami lose control. Satu,ketika ada masalah di sekolah. Dua ketika patah hati dan ketika kehilangan nenek buyut dan kakek buyut saya.
Memang tangisan adalah yang paling ampuh,terasa sakit dan benar terguncang. Tapi saya berusaha ikhlas,menarik nafas panjang dan melihat apa yang seharusnya saya lakukan untuk meredakan kesedihan. Saya tidak ingin menganjurkan agar menahan emosi,tapi luapkan dgn sesuatu. Dari diary,teman curhat yang bisa dipercaya,boneka,atau membuat video pribadi sah saja. Namun jika menunjukkan pada semua orang hanya demi emosi tidak akan menyelesaikan masalah.
Banyak istirahat dan bersyukur cara termudah untuk menenangkan diri. Semua orang di dunia pasti punya masalah,jadi jangan merasa masalah yang kamu hadapi yang paling berat. Bersyukur nasibmu masih lebih baik. Bahkan bernafas,mengejapkan mata hingga makan pun adalah anugerah termewah yang Tuhan beri termasuk rasa sedih dan senang. Bukan bermaksud menggurui,sewaktu SD saya juga suka diganggu anak laki-laki di sekitar rumah. Sering diambil uangnya dan digemboskan ban sepeda saya tanpa ada yang saya lakukan. Ketika saya tanyakan mereka hanya kesal saja melihat saya dan memang ingin mengerjai walau saya tidak pernah berbuat hal buruk. Namun semua itu saya ungkap dengan menulis,menangis,menonton dan menghela nafas.
Ahli psikiater menyebutkan memang ada tahapan penyakit kejiwaan yang tahapnya sangat ringan. Dimana stres,depresi,dan kesulitan kontrol emosi pun demikian.
Maka dari itu diperlukan pendekatan hati,dari tiap orang terdekat hingga dapat mengungkapkan perasaan sedih yang dimiliki dapat berkurang. Remaja yang mengalami perubahan arah dewasa kadang tak siap akan kondisi sosial mental dan fisik.
Maka dari itu sebaiknya ada pengawasan khusus apa alasan dan bagaimana menanamkan rekaman masalalu tersebut terselesaikan dan akhirnya lega. Tak menampik rasa sesal dan dendam pasti ada. Namun dengan menyadari hidup masih panjang,dapat diperbaiki dan diperhatikan agar semua lebih baik.
Remaja itu indah,maka jagalah dan manfaatkan!
Salam majalahsehat!
No comments:
Post a Comment