Teroris nomor satu di Indonesia akhirnya mampu mengelabui polisi yang berjibaku dengan Mr X,yang diketahui setelah ditembak mati dan ditest DNA,bernama Ibrohim. Teroris ini adalah florist di hotel Ritz Carlton.
Dengan perjalanan kurang lebih 8 tahun atas perencanaan terorisnya,Noordin mengajak Ibrohim yang mampu menjadi penggerak,dan menjadi pelaksana eksekusi suicide bomber. Ibrohim yang dipanggil Boim dilumpuhkan dengan sengit menggunakan tembakan dan bom. Menggunakan senjata laras panjang dan pendek serta 2 bom daya ledak rendah untuk menghancurkan bangunan di temanggung Jawa Tengah dimana rumah tersebut adalah rumah Muh. Zahri.
Menurut keluarga Noordin dan gurunya di Malaysia Johor mengaku tidak percaya akan tindakan Noordin sebagai teroris,demikian pula keluarga Ibrohim. Hampir seluruh teroris dikatakan baik dan orang terdekat tidak percaya bahwa organisasi bawah tanah ini ada sangkut pautnya dengan mereka. Kemampuan managerial Noordin mampu diakuì setelah dipercaya memimpin kelompok fiah di Jamaah Islamiah. Di rumah tersebut diduga terdapat bom dengan daya ledak tinggi,maka dari itu polisi dan tim densus 88 hati-hati dalam penangkapan ini. Tidak langsung menggunakan bom daya ledak tinggi.
Setelah menyamar dan bersembunyi di rumah tersebut,Ibrohim bersembunyi di WC karena telah tertembak dari ruang tamu, proses penangkapan terjadi sekitar 17 jam . Noordin juga merencanakan pemboman di tanah air,dari bom bali I,II, bom JW marriot 2003 dan 2009,Ritz Carlton hingga perencanaan pemboman presiden dan istana negara. Dan rencananya Boim yang menjadi pengantin dalam pemboman,menggunakan mobil dan rompi bom di Perayaan Kemerdekaan RI.
Kematian Ibrohim kurang dapat membantu meringankan ketakutan kita,karena tidak mampunya terungkap kejadian terorisme di negeri ini. Namun jangan sampai lengah. Mari berantas terorisme, terimakasih pemerintah,terimakasih Tim Densus 88 patut kita acungi jempol kegigihan polisi dan tim anti teror Densus 88... Mari berantas terorisme!
No comments:
Post a Comment