Kau labuhkan perahu di dermaga ini
Kereta kencana berlari menyusuri
Hingga angin laut menusuk jemari
Tetap saja dirimu tak sadari
Sadarkah kau Wahai penguasa istana,
HambaMu bertanya artì guratan melaju
Wahai penguasa tunjukkan di mana diri ini mengayuh
Wahai sang Raja segala Raja, apakah ini waktuku
Jika memang saat ini wahai Tuanku,
Penantian takdirku telah usai, diriku hanya untukMu.
No comments:
Post a Comment