Thursday, July 30, 2009

Contoh Bahasa "Gaul" Indonesia dan Penerapannya Dalam Dunia Maya

Dunia maya (yang saya maksud adalah jaringan internet) merupakan salah satu tipe berkomunikasi antar individu dengan lokasi berjauhan tanpa adanya kontak secara langsung dalam tempat yang bersamaan.
Dengan sambungan internet yang menggunakan jaringan tanpa kabel,cara tersebut menjadi gaya hidup masyarakat modern.
Pada dasarnya pengaruh globalisasi mempengaruhi berbagai bidang. Terutama teknologi dan komunikasi menjadikan dunia seolah tiada batas. Jadi adanya kontak mudah dilakukan walaupun lokasi berjauhan.
Demikian pula ada kaitannya dengan kebiasaan masyarakat yang menyalah-artikan makna.
Contoh Bahasa "gaul" Indonesia adalah penambahan karakter.
-Dong
Ini dapat ditemukan dalam kalimat "Tolong dong ambilkan bukunya."
Seharusnya dalam Bahasa Indonesia yang benar adalah "Tolong ambilkan buku itu."
-Sih
Dapat disampaikan contoh kalimat, "Kenapa sih kamu diam saja?"
Seharusnya adalah "Mengapa kamu diam?"
-Kok
-Eh
Dan beberapa karakter unik lainnya,tentu saja fasih dalam berbahasa sehari-hari,termasuk kegiatan "online" yang telah mendarah daging di berbagai kalangan. Walau dunia maya rentan terjadi penipuan dan menciptakan ulah usil tidak bertanggung jawab,hendaknya kita mampu menetralisir, dengan cara memberikan komentar positif dan sopan. Langkah pemerintah dan kepolisian dalam mengatasi kejahatan dunia maya,kepolisian bekerja untuk mencegah dan memberi solusi akan setiap masalah dalam internet. Membangun mental generasi muda,termasuk menggalakkan usaha melestarikan Bahasa Indonesia formal. Sesama pengguna media internet,mudah untuk saling menghormati walau sekedar berbagi cerita. Tidak jauh berbeda dengan saya,pengungkapan bahasa yang terkesan santai dapat mengundang interaksi pembaca. Menurut pengalaman saya,kosa kata bahasa "gaul" ini tetap berakar pada bahasa Indonesia yang baku. Gunakan sesuai tempatnya,bertanggung jawab atas konsekuensi makna kata. Salam sastra Indonesia!

No comments:

Post a Comment